Orang yang mengaku hebat adalah orang yang memiliki percaya diri yang tinggi, bila terlalu tinggi, bisa disebutkan dia adalah orang yang Sombong.
Orang sombong banyak yang tidak menyukainya, tapi kita tidak pernah tau, apakah diri kita pernah sombong?
Tentu Pernah
Tentu pernah, karena saat dalam kondisi itu, emosi kita tidak dapat terkontrol. Kita menjadi orang yang terlalu berbeda dari yang lain, tetapi kesombongan itu bisa kita hilangkan 100% asal ada motivasi diri. Banyak orang mengaitkan perilaku sombong dengan orang kaya, orang pintar, dsb. Padahal itu salah.
Taukah kalian? Bahwa penilaian manusia itu berbeda-beda?
Ya, Saya Tahu
Menurut hatinya. Jadi, seringkali kita merasa guyonan yang kita lontarkan kepada orang itu tidak menyakitkan, padahal sangat menyakitkan. Itu berpengaruh pada Pendidikan Berkarakter anak.
Mengapa kita bisa menyakiti hati orang, tetapi kita tidak boleh disakiti orang?
Karakter Yang salah
Itu adalah sifat asli manusia, manusia selalu ingin mengambil suatu hal yang berguna untuk dirinya saja, tetapi dia tidak memikirkan efek samping dari hal tersebut. Alhasil, aktivitas ini menjadi merugikan.
Sangat Percaya
Tuhan Yang Maha Esa membuat kita dengan kasih sayang, dan kasih sayang itu tumbuh dalam tiap pribadi. Jadi, kasih sayang bukan hanya untuk para relawan, untuk donatur dan sebagainya. Tapi, jika dia terlalu kejam, itu bukan berarti dia tidak memiliki kasih sayang, hanya saja kontrol emosi yang salah.
Kalau kalian percaya, jadi mengapa kalian sulit memaafkan orang?
Emosi Sudah Terlanjur Naik
Seringkali jawaban yang digunakan adalah emosi sudah terlanjur naik. Padahal, amarah itu bisa kita tahan, asalkan kita dewasa, dewasa dalam artian bijaksana. Jadi, setiap ada kesempatan, kenapa tidak? Kita gunakanlah sebaik-baiknya. Jangan selalu emosi, bukankah itu membuat kita tambah sakit?
Bila kalian sudah paham dengan pernyataan di atas, Jawab pertanyaan ini. Siapakah Orang yang lebih hebat, apakah yang meminta maaf, atau memaafkan?
Orang Yang Meminta Maaf
Secara logika, orang yang meminta maaf duluan adalah orang yang berani. Terus dengan mereka yang Memaafkan? Tergantung permasalahannya. Yang pertama, bila orang yang meminta maaf itu salah, artinya peminta maaf telah mengakui kesalahannya dan yang memaafkan juga hebat, karena ikhlas. Tetapi, yang kedua itu sedikit orang yang bisa melakukannya, yaitu orang yang tidak bersalah yang meminta maaf. Sungguh mulia hati orang itu, tetapi banyak orang yang gengsi.
Beberapa pertanyaan di atas bisa kita renungkan, bahwa persaudaraan mahal harganya, hanya kasih sayang yang bisa menebus semua kesalahan. Semoga semua kesalahan yang kita buat atau teman kita buat bisa kita maafkan dengan hati yang ikhlas, karena itu wajib kita lakukan. Bukan hanya pada hari Lebaran, Hari Natal, Hari Raya Nyepi, dsb, kita harus berbuat kebaikan setiap hari. Akhir kata, seperti biasa, aku memberikan pesan untuk kalian:
Forgiving is fun, give a smile that's a relief
Tidak ada komentar:
Posting Komentar